Iklan Google

Custom Search

JADIKAN $10 MENJADI JUTAAN $$$

Kamis, 23 Februari 2012

Daun Sirsak Membunuh Sel Kanker

Awal tahun 1990-an ditemukan semacam ‘jamu herbal’ dari suku-suku (tribes) di Amazon yg dpt menyembuhkan bbrp penyakit penting termasuk kanker. Stlh diteliti oleh para ahli farmasi dari AS, ternyata ramuan tsb berasal dari daun pohon Graviola. Daun tsb mengandung zat anti-kanker yg disebut Annonaceous Acetogenin, yg dapat membunuh sel-sel kanker tanpa mengganggu sel-sel sehat dalam tubuh manusia. Industri farmasi tsb mencoba mematenkan temuan’ ini, namun gagal krn bahan aktifnya murni berasal dari tumbuhan di alam, yang artinya milik masyarakat umum. Ironisnya, hasil penelitian ini kemudian ‘dikubur’, karena dikhawatir-kan dapat merugikan industri ‘chemotherapy’ yang pada saat itu merupakan alternatif terbaik untuk mengatasi penyakit kanker. Akibatnya sebuah obat anti-kanker yang sangat potensial dan murah menghilang untuk beberapa tahun sampai pada awal tahun 2000-an. Salah seorang anggota tim peneliti farmasi tersebut membocorkan rahasianya untuk membantu famili dekatnya yg terserang kanker. Anggota famili tersebut sembuh dan menjadi bahan pembicaraan dokter-dokter yang merawatnya. Info ini kemudian tersebar luas dan diteliti ulang oleh para ahli farmasi/ kedokteran dari Korea dan Jepang. Hasilnya menakjubkan! Kini delapan jenis kanker sudah dapat diobati dengan daun Graviola ini. Lalu tanaman apakah Graviola itu? Ternyata tanaman asli Amazon itu mempunyai nama Latin Annona muricata, yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai SIRSAK !!! Waah..!? Pohon sirsak kan ada di-mana2?? Yaa…itulah, ternyata obat kanker yang murah dan mujarab tersedia secara gratis di pekarangan kita dan ironisnya tidak banyak orang yang tahu. Masalahnya adalah bahwa pengobatan dengan daun sirsak ini belum tuntas diteliti secara ilmiah, sehingga banyak orang farmasi/ kedokteran yang belum mengakui khasiatnya. Dengan perkataan lain, masih merupakan pengobatan alternatif. Pasien yg berduit lebih memilih pengobatan kemoterapi utk mengatasi penyakit kankernya, karena konon ‘lebih ilmiah’ (walaupun sangat sakit dan menderita) dan mereka mampu membayar mahal. Tapi bagi rakyat kecil yang tidak mampu membayar pengobatan yang mahal, kini ada alternatif pengobatan yang ‘tidak ada ruginya dicoba’, selain murah, juga mudah didapat.   Dosis yang pernah dicoba adalah: 10 helai daun sirsak yang telah hijau tua, direbus dengan 3 gelas air (600 cc), dan dibiarkan hingga tersisa satu gelas air (200 cc). Setelah adem, lalu disaring dan diminum setiap pagi (ada beberapa pasien yang meminum pagi dan sore). Efeknya, perut akan terasa hangat/panas, lalu badan berkeringat deras. Perlu diingat bhw obat herbal ini tidak ‘ces-pleng’, artinya setelah minum rutin selama 3-4 minggu efeknya baru kelihatan. Kondisi pasien membaik, bisa beraktifitas kembali, dan stlh diperiksa lab/ dokter ternyata sel-sel kankernya mengering, sementara sel-sel lain yang tumbuh (rambut, kuku, dll) sama sekali tidak terganggu. Di internet sudah banyak testimoni tentang para pasien yang mencoba pengobatan alternatif ini. Selain itu sudah ada bbrp perusahaan yg menjual obat Graviola ini dalam bentuk kapsul, shg lebihmudah dan praktis dipakai. Coba saja telusuri melalui Google dgn mengetik: “graviola anti-cancer”. Mudah2an bermanfaat…….. Di Taman Buah Mekarsari, ada penandatanganan MOU antara JBRO dengan Taman Buah Mekarsari. Dalam kesempatan kunjungan ke area perkebunan,disampai kan oleh salah satu pakar buah disana bahwa Sirsak mempunyai manfaat yang sangat besar dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit kanker. Untuk pencegahan, disarankan makan atau minum jus buah sirsak.
Untuk penyembuhan : 1. Rebus 10 buah daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap dan air tinggal 1 gelas saja. 2. Air yang tinggal 1 gelas diminumkan ke penderita setiap hari 2 kali. Setelah minum, efeknya katanya badan terasa panas, mirip dengan efek kemoterapi. Dalam waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter, katanya cukup berkhasiat. Daun sirsak ini katanya sifatnya seperti kemoterapi, bahkan lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal. Sedangkan kemoterapi masih ada efek membunuh juga sebagian sel sel yang normal. (Berbagai Sumber) data dari : http://inspirasijiwa.com

Read More..

Rabu, 30 Juni 2010

Nasi Goreng Itali

Sebagai makanan pokok, nasi biasanya dihidangkan bersama lauk. Tapi, nasi juga dapat diolah lagi bersama bahan makanan lain menjadi masakan baru, seperti pada nasi goreng. Kali ini kita buat nasi goreng a la Itali!






Bahan:
1 buah bawang bombay
2 sdm minyak zaitun, untuk menumis
150 gr beras
1 sdt garam
½ sdt cabai merah bubuk
250 ml air kaldu
50 gr jamur kancing, rendam air panas, potong tipis
25 gr keju cheddar, parut

Cara Membuat:
Tumis bawang bombay sampai harum
Masukkan beras dan semua bumbu, lalu aduk rata.
Tuang air kaldu dan aduk Masukkan semua bahan kedalam panci, aduk setiap 5-10 menit
Angkat panci, biarkan nasi di dalamnya 5-10 menit agar tidak lengket di dasar
Angkat nasi dan campur dengan keju parut.
Hidangkan

Sumber : Menu Sehat dan Lezat ( http://bumbudapur.com )
By : ejbisnis
Published: June 29, 2010
Posted in: A la Barat
Tags: jamur, keju, nasi


Read More..

Senin, 28 Juni 2010

Bola Ayam Kungpao

Yang membuat resep ayam ini istimewa adalah kacang mede. Ayam bertemu dengan kacang mede dimasak ala oriental, hmm… terbayang kelezatannya, yuk simak cara pembuatannya.

bahan-bahan:

bahan A:
1 potong dada ayam, cincang
50 gram kacang mede, cincang halus
1 butir kuning telur
1/2 sdt minyak wijen
1 sdm sagu
garam dan merica bubuk secukupnya

bahan B:
1/2 buah bawang bombay, potong cincin
1/2 buah paprika merah, potong-potong
1/4 buah nanas, potong kasar
350 cc kaldu ayam
minyak goreng secukupnya
1/2 sdm sagu
3 sdm air
1/2 sdt minyak wijen
1 sdm kecap inggris
2 sdm saus tiram
garam, merica bubuk dan gula secukupnya

Cara memasak:
Campur semua bahan A lalu bentuk bola-bola menyerupai baso. Masak baso ayam dalam air mendidih, biarkan hingga mengambang.
Panaskan minyak, tumis bawang bombay, minyak wijen, kecap inggris dan saus tiram. Tambahkan garam, merica bubuk dan gula. Aduk-aduk hingga harum.
Rebus kaldu ayam, masukkan tumisan bawang bombay. Lalu satu persatu masukkan potongan paprika merah dan nanas. Masak sampai matang. Larutkan sagu dengan air lalu masukkan kedalam rebusan air kaldu. Aduk-aduk sampai mengental. Angkat.
Taruh baso tahu didalam mangkuk, siram dengan kuah kaldu kemudian taburi kacang mede goreng.
Selamat mencoba


By: wongaiu (from : bumbudapur.com)
Published: June 19, 2010

Read More..

blogger templates 3 columns | Make Money Online